Senin, 25 Oktober 2010

Festival Karapan Sapi 2010 Wisatawan Antusias Saksikan Karapan Sapi

Senin, 25 Oktober 2010 | 16:04 WIB
SURYA/SUGIHARTO
Seorang joki berusaha memacu sepasang sapi pada Festival Kerapan Sapi Piala Presiden 2010 di Stadion R Sunarto Hadi Wijoyo, Pamekasan Madura, Minggu (24/10/2010). Festival kerapan sapi dalam rangkaian Dji Sam Soe Flavor Lounge ini diikuti 24 pasang sapi dari empat Kabupaten di Madura.
SURABAYA, KOMPAS - Ribuan warga dan wisatawan tumpah ruah menyaksikan Festival Karapan Sapi Se-Madura 2010 di Stadion Raden Soenarto Hadi Widjojo, Pamekasan, Minggu (24/10/2010). Kejuaraan balapan sapi tahunan memperebutkan Piala Presiden ini menjadi magnet bagi pariwisata Pulau Madura.
Mereka sudah menunggu acara ini, khususnya karapan sapi yang memang terkenal hingga ke luar negeri.
-- Eddy Santoso
Sejak Sabtu (23/10/2010), semua hotel di Pamekasan dipadati wisatawan, baik wisatawan domestik maupun mancanegara. Sepanjang akhir pekan, di Pamekasan digelar paket wisata berupa kontes sapi sonok, atraksi kesenian budaya Madura ”Semalam di Madura”, serta karapan sapi.
Kepala Badan Koordinasi Wilayah IV Pamekasan Eddy Santoso mengatakan, ratusan wisatawan asing, para diplomat, dan komunitas wisatawan internasional turut menyaksikan atraksi yang ditampilkan.
”Mereka sudah menunggu acara ini, khususnya karapan sapi yang memang terkenal hingga ke luar negeri. Setelah melihat karapan sapi, mereka rata-rata ingin berkeliling Pulau Madura,” kata Eddy, Minggu di Pamekasan.
Sebanyak 32 diplomat Indonesia dan tujuh diplomat asing turut menyaksikan karapan sapi. Direktur Sekolah Staf Dinas Luar Negeri Kementerian Luar Negeri Eko Hartono mengatakan, para diplomat sengaja didatangkan untuk membekali mereka tentang budaya Madura dan membantu mempromosikan potensi wisata ini ke luar negeri.
James, wisatawan asal London, mengatakan, begitu mengetahui karapan sapi dari brosur wisata di Jawa Timur, ia langsung tertarik untuk melihatnya. ”Kemarin seorang teman memberi tahu saya ada karapan sapi. Saya langsung menuju ke Madura dari Surabaya,” paparnya.
Minim fasilitas
Meski telah lama menjadi tuan rumah Festival Karapan Sapi, Kabupaten Pamekasan belum memiliki stadion khusus karapan sapi. Eddy mengungkapkan, stadion yang selama ini dipakai adalah milik yayasan swasta. Pemerintah Provinsi Jawa Timur serta Kabupaten Pamekasan berencana membuat stadion khusus karapan sapi yang lebih representatif. (ABK)

Tidak ada komentar:

Posting Komentar